Arsip August 2018 | Tiraini
August 2018

Opini – Setiap orang tua adalah pengajar, panutan dan guru bagi anak-anak mereka. Meskipun nantinya anak akan mendapatkan pendidikan oleh guru yang ada di sekolah, peran orang tua sebagai guru tidak akan hilang sampai kapanpun. Dalam segi ilmu pun terdapat perbedaan yang mencolok di antara keduanya, dimana guru lebih mengajarkan ilmu pengetahuan dan wawasan, sementara orang tua lebih kepada penanaman sifat, watak dan akhlak si anak saat berinteraksi dengan orang lain maupun saat menghadapi dunia. Perbedaan inilah yang harus dicermati oleh para orang tua agar tidak salah dalam mendidik anak.
Ilustrasi : Orang Tua Mengajari Anaknya
Masa anak-anak adalah masa emas, yang mana merupakan masa yang paling efektif dalam memberikan pendidikan dan pengajaran. Anak-anak akan belajar dari apa yang mereka lihat dan mereka dengar terutama dari orang tua mereka. Mereka pun cenderung akan meniru perilaku orang tuanya. Maka tidak heran jika terdapat pepatah buah jatuh tidak jauh dari pohonnya. Oleh karena itu orang tua semestinya berhati-hati dalam mendidik anak supaya kelak saat mereka sudah dewasa dapat menjadi manusia yang sukses, mandiri dan juga baik perilakunya.

Opini - Tidak dipungkiri akses internet telah menjadi kebutuhan utama. Pangan, sandang, papan, internetan, begitu katanya. Bahkan ada yang lebih mementingkan internetan ketimbang makan, makan gak makan yang penting internet jalan. Kalau yang ini sih sudah kacau otaknya.
Bicara soal internet, pasti setiap penggunanya menginginkan layanan yang cepat, luas, kuota melimpah, dan tentunya tetap dengan harga yang murah. Beberapa internet service provider (ISP) di Indonesia mulai berlomba menawarkan keunggulannya masing-masing. Mulai dari kuota yang sampai unlimited, ada yang jaringannya luas, ada yang menawarkan akses internet gratis ke aplikasi tertentu, ada pula yang menawarkan kecepatan yang super ngebut.
Dari semua ini, beberapa orang (termasuk saya) cenderung memilih pada banyaknya kuota data yang ditawarkan. Mengingat kebutuhan internet adalah untuk memperoleh informasi dan di era digital ini bentuk informasi amatlah banyak macamnya yang terkadang memiliki ukuran file yang besar, maka kebutuhan data yang melimpah merupakan poin lebih selain kecepatan dan jaringan.

Curhatan - Jadi begini, sekitar satu bulan yang lalu saya beralih HP. Awalnya saya menggunakan HP Andromax lebih dari 2 tahun, karena saya suka sama jaringan internet Smartfren yang super kenceng dan murah (dulu). Sekarang saya beralih ke HP GSM yang tentunya tidak lagi menggunakan provider Smartfren. Nah, jadi artikel kali ini saya mau berbagi pengalaman saya selama sebulan menikmati layanan internet Indosat. Sebagai catatan, artikel ini TIDAK disponsori oleh siapapun atau pihak manapun.
Sebelumnya, saya punya satu nomor yang masih saya gunakan dari sejak tahun 2008 lalu. Sekitar bulan Oktober tahun 2016 lalu, saya baru upgrade Andromax dan mulai menggunakan slot dual micro SIM. Karena dual, sehingga ada 1 slot yang masih bisa dimanfaatkan untuk kartu SIM selain Smartfren, saya pakailah SIM card jadul itu. Tentunya karena kartu jaman 2008 agak susah untuk dipotong jadi micro SIM, jadi harus saya upgrade biar muat ke HP Baru ini. Selain itu saya upgrade kartu SIM juga kerena untuk mengupgrade teknologinya juga.

Tiraini

{facebook#https://www.facebook.com/rzlnhd/} {twitter#https://twitter.com/rzlnhd/} {instagram#https://www.instagram.com/rzlnhd/} {pinterest#https://id.pinterest.com/Mr96Rizal/}

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget